loading

Kenapa Orang Bertengkar Sering Berteriak? Ini Ternyata Penyebabnya

Semua pasti setuju kalau ada pendapat bahwa orang bertengkar tentu sedang dalam kondisi marah, :d seringkali kata-katanya ketus dan cenderung dalam kategori berteriak, kisah berikut ini rasanya lebih tepat membahas alasan kenapa orang marah sering berteriak, padahal lawan bertengkarnya ada didekatnya.

Alasan Mengapa Orang Bertengkar Sering Berteriak

Dalam sebuah tempat pendidikan, pada suatu hari sang guru bertanya kepada para murid-muridnya, “Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau bahkan sambil berteriak?” Orang Bertengkar

Salah seorang murid setelah berpikir mengangkat tangan dan menjawab, “Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak.”

“Tapi...” Sang guru balik bertanya, “lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah dia tidak dapat berbicara secara halus? secara logika normal kan pasti didengar tanpa berteriak sekalipun?”

Semua murid kemudian memberikan sejumlah jawaban yang menurut pertimbangan mereka benar dan masuk akal. Namun tidak ada satupun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata, “Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara kedua hati mereka menjadi sangat jauh walaupun secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian jauh, mereka harus berteriak.”

Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi.

Sang guru masih melanjutkan, “Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tidak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?"

Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tidak satupun berani memberikan jawaban, :)) takut salah lagi. “Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tidak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan.”

Sang guru masih melanjutkan, “Ketika kamu sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tidak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu kita.”

Mari kita renungkan...!

Komentar 0

Popular Posts this Week

Aplikasi Hari Selamatan Orang Meninggal (Perhitungan Online)

Aplikasi Hari Selamatan Orang Meninggal (Perhitungan Online)

Aplikasi Perhitungan Hari Selamatan Orang Meninggal dibawah ini sangat berguna untuk orang jawa, karena di keluarga manapun tidak akan terl...

Tipe Kamu Dari Cara Nyontek dan Perkerjaan Yang Cocok

Tipe Kamu Dari Cara Nyontek dan Perkerjaan Yang Cocok

Tipe Orang Menurut Cara Nyontek mungkin tidak menjadi salah satu ukuran dalam hal yang serius, tapi lumayan untuk menambah referensi dan m...

Koleksi Ucapan Selamat Tahun Baru 2018 Banyak Pilihan

Koleksi Ucapan Selamat Tahun Baru 2018 Banyak Pilihan

Tahun baru 2018 sudah akan segera menjelang, jadi persiapan menyediakan ucapan-ucapan tahun baru 2018, sehingga dengan banyaknya kumpulan uc...