Langsung ke konten utama
loading

Apa saja kelebihan dan kekurangan Toyota CHR? Simak penjelasannya berikut ini!

Sesungguhnya tidak ada yang sempurna di dunia yang fana ini, :) begitu juga dengan sebuah karya otomotif yang begitu terlihat begitu sempurna. Hal ini juga tidak bisa terlepas juga dari sebuah SUV keren seperti Toyota CHR, meskipun SUV ini memiliki desain yang terlihat perfect dan memiliki beberapa fitur yang kekinian.

Apalagi jika kalian membandingkan dengan harganya yang cukup mahal untuk mobil sekelas SUV, tentu akan langsung mengecap mobil ini dengan sebutan Mobil SUV Mahal. Lalu apa saja sih beberapa kekurangan dari Toyota CHR keluaran Auto2000 ini? Langsung saja kita simak penjelasannya dalam artikel berikut ini. Toyota CHR

Toyota Chr

Harga Beli Cukup Mahal

Bisa dibilang jika harga dari SUV yang satu ini cukup mahal jika dibandingkan dengan SUV sekelas dari merek yang berbeda seperti Honda CRV Turbo. Apalagi jika kalian lihat kembali bahwa harga yang ditawarkan untuk sebuah Toyota CHR ini mendekati harga dari sebuah Toyota Fortuner yang notabene lebih dahulu dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai mobil dengan kelas di atasnya.

Namun Toyota Auto2000 sangat yakin bahwa konsumen pengguna Toyota CHR lebih mengutamakan segala kelebihan dan keunikan yang dimiliki SUV yang satu ini dibandingkan dengan harga yang dibanderolkan. Hal ini juga mengacu bahwa segala kelebihan Toyota CHR mulai dari desain dan fitur tidak akan didapatkan dengan membeli SUV dari merek lainnya. Maka dari itu, jika kita telisik lebih dalam, sebenarnya tidak ada yang cukup mahal untuk sebuah kualitas tinggi, alias harga sekitar 500 jutaan sudah sangat pantas untuk disematkan kepada Toyota CHR ini.

Desain Velg Tidak Sama

Hal yang sangat disayangkan untuk Toyota CHR yang beredar di pasaran Indonesia adalah desain velg bawaannya. Desain velg bawaan SUV keluaran Auto2000 ini tidaklah sama dengan desain velg Toyota CHR yang beredar luas di pasaran Eropa dan sekitarnya. Velg Toyota CHR di Indonesia tergolong kurang menarik dengan berbahan alloy single tone dan jika dilihat lagi kurang sinkron dengan desain bodynya.

Kabin Kedua Sempit

Meskipun interior desain yang dimiliki oleh Toyota CHR ini cukup menarik dan memiliki kualitas yang lebih daripada SUV sekelasnya, namun ada satu hal yang mungkin sedikit kelupaan dengan pemerataan desain. Nah, untuk yang satu ini bisa kalian lihat pada kabin kedua alias kabin penumpang baris kedua. Space untuk penumpang pada baris kedua tergolong cukup sempit untuk diisi oleh 3 orang sekaligus, sehingga hanya cukup menampung untuk 2 orang saja. Selain itu, untuk penumpang yang memiliki tinggi badan lebih dari 180 cm akan sedikit kurang nyaman ketika berada di mobil ini karena posisi kursinya yang kurang rebah.

Jendela Belakang Kecil

Kemudian hal yang sedikit mengganggu pada Toyota CHR ini terletak pada jendela kaca penumpang. Posisi jendela pada baris penumpang dirasa terlalu tinggi dan berukuran cukup kecil. Hal ini tentu membuat penumpang mendapatkan visibilitas pemandangan yang kurang baik ke arah samping. Untuk beberapa penumpang mungkin juga merasa sedikit terisolasi dari lingkungan luar, dan hal ini kurang nyaman bagi mereka yang mengidap fobia terhadap ruang sempit atau biasa disebut Claustrophobia.

Konsumsi Bahan Bakar

Dengan tenaga yang dihasilkan bisa mencapai sekitar 141 PS, tentu konsumsi bahan bakar dari mobil ini juga akan berbanding lurus. Hal ini mungkin sangat tidak nyaman bagi kalian pengendara mobil yang masih sedikit pelit dan perhitungan soal pembelian BBM harian. Berdasarkan uji yang telah dilakukan oleh pakar otomotif, Toyota CHR menghabiskan 1 liter bbm per 13 km, sedangkan untuk sebuah mobil SUV kebanyakan mampu menempuh jarak sekitar 17 km per liter bahan bakarnya.

Lampu Utama Masih Halogen

Sangat disayangkan untuk SUV dengan harga mencapai 500 jutaan jika masih menggunakan lampu halogen. Yak memang Toyota CHR ini masih menggunakan lampu halogen, namun dilengkapi dengan projector, sehingga cahaya yang dihasilkan lebih maksimal dan tentu hal ini tidak akan mengganggu perjalanan kalian.

Komentar 0  Recent Comments