loading

Aplikasi Hari Selamatan Orang Meninggal (Perhitungan Online Terpercaya)

Aplikasi Perhitungan Hari Selamatan Orang Meninggal dibawah ini sangat berguna untuk orang jawa, karena di keluarga manapun tidak akan terlepas dari musibah kematian, :( dan sebagai orang jawa biasanya kita akan mengikuti adat untuk melakukan selamatan peringatan kematian mulai 1 sampai dengan 7 hari, kemudian 40 hari, 100 hari, pendhak 1, pendhak 2, dan terakhir 1.000 hari kematian. Masalah tentang Mati

Selamatan Orang Meninggal

Sebenarnya perhitungan untuk ini sudah dirumuskan sejak dulu oleh para pujangga jawa, namun seiring perkembangan teknologi, semua sekarang sudah diwakilkan ke komputer untuk melakukan perhitungannya, selain cepat, sebuah aplikasi tidak akan lupa rumusnya.

Kali ini Pondok Jeruk akan memberikan form aplikasi perhitungan untuk keperluan ini, dan tinggal memasukkan tanggal geblak, atau tanggal meninggal, lalu semua akan diberikan informasinya.

Baiklah langsung saja pada form aplikasinya berikut ini:

Nama Almarhum
Tanggal Meninggal

Sukai kami di facebook jika aplikasi ini membantu, terima kasih.

Sebagai wacana saja kalau menurut adat jawa yang murni, berikut ini pantangan dan anjuran untuk selamatan orang meninggal.

Persyaratan (ubarampe) selamatan untuk orang yang meninggal:

Nasi gurih, lauk pauknya garingan, artinya tidak boleh memakai sayur-sayuran. Lauknya biasanya ingkung ayam, yaitu ayam yang lengkap tidak dipotong-potong, dimasak kering (panggang) dalam keadaan wutuh artinya seekor tidak dipotong-potong, sedangkan lainnya boleh dipotong seperti biasa. Kue-kuenya, jangan melupakan kue apem.

Kembang Kum yaitu bunga yang ditempatkan dalam tempat yang berisi air.

Salawate (saren) sekadarnya.

Juga jangan lupa membuat sandingan yaitu semacam sajen yang bahannya diambilkan dari makanan yang dipakai selamatan, seperti nasi gurih, lauk yang dipakai selamatan dengan kue-kue yang ada, kopi, kembang kum, rokok dan korek dan kendi isi air mentah serta kobokan isi air (untuk cuci tangan).

Barang-barang tersebut ditempatkan pada tempat tertentu yang tidak terganggu oleh orang yang lalu lalang dan diberi lampu (boleh listrik yang ada di ruangan itu, atau lampu teplok dan sebagainya kalau belum ada aliran listrik)

Khusus untuk selamatan 1000 hari:

Ubarampe di atas ditambah dengan kain kafan 3 meter, tikar, sandal, piring, cangkir 1 stel, sendok, payung, lampu teplok, kalau ada pakaian atau benda-benda yang menjadi kelangenan / kesenangan orang yang meninggal tersebut dapat diikutsertakan. Semua barang-barang ini ikut dikendurikan.

Hal-hal yang harus diingat yaitu:

Walaupun menyembelih kambing atau sapi, tetapi jangan lupa lauk ingkung ayam. Kalau disembelihkan kambing atau sapi, kulitnya jangan dijual tetapi disedekahkan. Lauk yang dipergunakan untuk selamatan itu harus habis pada malam itu juga dan jangan sampai menyisakan untuk hari esok, lebih-lebih kalau sisa itu berupa yang masih mentah, misalnya: satu paha sapi, atau kambing.

Demikianlah kalau adat asli jawa. Nah berkaitan dengan perhitungan hari kematian ini, maka dibawah akan dijelaskan metode asli jawa cara perhitungannya, kalau form diatas kan otomatis karena sudah dirumuskan, berikut ini perhitungan manualnya sebagai wacana saja, karena pasti sekarang sudah malas menghitung manual.

No
Nama Hari
No
Nama Pasaran
1.
Ahad
1.
Kliwon
2.
Senin
2.
Legi
3.
Selasa
3.
Pahing
4.
Rabu
4.
Pon
5.
Kamis
5.
Wage
6.
Jum’at
 
7.
Sabtu
 
Jumlah Hari: 7Jumlah Pasaran: 5

Cara menghitung memakai rumus berikut:

Hari KeRumus HariRumus Pasaran
31 + 21 + 2
71 + 61 + 1
401 + 41 + 4
1001 + 11 + 4
10001 + 51 + 4

Contoh: Pak Karto meninggal pada Hari Jum’at Legi, maka cara menghitung sebagai berikut ini:

Cara Menghitung Hari
Cara Menghitung Pasaran
Hari KeRumus HariJatuh pada Rumus PasaranJatuh pada
3Jum’at + 2AhadLegi + 2Pon
7Jum’at + 6KamisLegi + 1Pahing
40Jum’at + 4SelasaLegi + 4Kliwon *
100Jum’at + 1SabtuLegi + 4Kliwon *
1000Jum’at + 5RabuLegi + 4Kliwon *

Maka peringatan selamatan Pak Karto sebagai berikut:

SelamatanJatuh Pada
3 hariAhad Pon
7 hariKamis Pahing
40 hariSelasa Kliwon
100 hariSabtu Kliwon
1000 hariRabu Kliwon

*) Hari pasaran 40 hari, 100 hari, dan 1.000 hari pasti sama karena merupakan kelipatan jumlah pasaran (5). Jadi 40 hari = 5 x 8; 100 hari = 5 x 25; 1.000 hari = 5 x 200.

Nah sekian dulu bahasannya. Semoga bermanfaat. Hanya info, berkaitan dengan perhitungan jawa ini ada beberapa yang terkait dan mungkin Anda belum tahu, diantaranya: Aplikasi Cari Hari dan Pasaran Jawa, Primbon Watak dan Keberuntungan Berdasarkan Mangsa, Ramalan Perjodohan Perhitungan Jawa, Tafsir Mimpi Lengkap A sampai Z. Sedangkan untuk berkaitan lain lihat Ritual-Ritual Malam Satu Suro, Cara Jamas Keris.

Pesan:

Hati-hati dengan aplikasi sejenis ini di situs lain, karena dari pengalaman kami survey, banyak hasilnya salah, karena tidak sesuai dengan perhitungan rumus sesuai primbon jawa. Kalau disini silahkan dibuktikan dengan rumusnya diatas atau kalau Anda punya primbon yang menggunakan metode perhitungan lain, silahkan diuji.

Perlu diketahui perhitungan untuk selamatan jawa ini tidak sama dengan perhitungan standar kalender internasional, banyak aplikasi sejenis, bahkan yang ada di google playstore menggunakan kalender standar internasional, dan hasilnya malah kacau.

Bahkan banyak situs lain yang hanya melakukan saling copy paste kode script yang salah tersebut dan menyesatkan, kami bukan menonjolkan aplikasi kami, tapi memberikan informasi tentang kesalahan yang banyak terjadi.

Apakah Anda rela kalau selamatan meninggalnya orang-orang dekat kita yang kita cintai salah tanggal karena kecerobohan pembuat aplikasi atau tukang copas? Itulah sebabnya pesan ini kami rasa perlu disampaikan. Sampaikan pesan ini pada saudara-saudara Anda, jangan sampai jadi korban perhitungan ngawur.

Komentar 22

  1. Terima kasih, cepat ngitungnya. Sayang sudah tinggal seribu harinya, dulu dihitung manual.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kan gpp meski tinggal 1000 harinya, namanya juga baru tahu.

      Hapus
  2. Mntab gan! sempat tak buktikan hitung pakai excel betul

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah, jadi ceritanya kamu gak percaya hasil perhitungannya...

      Hapus
  3. Mmmm, jadi seoerti itu ya perhitunganya. Baru tau aku gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lha kamu memangnya bukan orang Jawa ya...

      Hapus
  4. Mantab min aplikasinya, bagus sekali webnya, dan enak menunya. Ini aplikasinya apap pakai excel ngitungnya kok bisa ngitung sendiri. Karena saya dulu pernah punya tapi hilang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang pasti bukan pakai excel lah bang, :d kan ini di web, pakai javascript bahasa programnya. Pakai excel juga bisa asal tahu alurnya, coba saja bikin bang. :)

      Hapus
  5. Terima kasih jadi mudah menghitungnya, dan akurat sekali, saya jadi ikutan menghitung sendiri. Recomended dah.

    BalasHapus
  6. mas, kalo meninggal dihari sabtu malam minggu kliwon jam 10 malam bagaimana , dihitung meninggal hr sabtu apa minggu, terus 100 harinya kapan, diambil malam 100/malam 101 biasanya acaranya malam soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dihitung minggu, karena kalender qomariyah pergantian tanggalnya pada siang hari, sore masuk hari berikutnya. :)

      Untuk 100 harinya dst ngikut dari geblak minggu itu, gak ada bedanya. Untuk jam selamatan selalu malam sebelumnya. Jadi kalau jatuh tanggal 10, berarti selamatan tanggal 9 malam hari, itu disebut orang Jawa malam 10. Seperti kalau ada istilah malam jumat, artinya kamis malam.

      Hapus
    2. Nah ini juga yang membuat saya bingung, ternyata gitu to cara ngitungnya. Trims min.

      Hapus
  7. maaf min.. kok itungan aplikasi (salah) ga sama ya dengan rumusnya, misal meninggal jumat legi,

    aplikasi +1 keknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hitungannya sudah betul gan,:) sudah saya tes hitung lagi tadi. Sekalian saya berikan screenshot dari hasil perhitungan agar kawan netizen lain bisa membuktikan hasilnya.

      Berdasarkan Contoh Diatas Kasus Pak Karto:

      Gunakan misal tanggal 2 Desember 2016, itu adalah hari Jum'at Legi. Hasil perhitungannya seperti gambar berikut ini:
      {img}https://3.bp.blogspot.com/-RZFIiAoAkjI/Wj7mSGR0MzI/AAAAAAAAAnQ/nRsHXvxYfrAIzEM1Gw5UvzjdOy55YMAPACLcBGAs/s1600/tanggal-mati.jpg{/img}
      Samakan dengan hasil rumus diatas, cari seperti gambar berikut ini.
      {img}https://3.bp.blogspot.com/-_-6E8uHamE4/Wj7mSBXbuCI/AAAAAAAAAnM/X6qmeYArnXQevJsMsLetMNN1N8C9Gw5OwCLcBGAs/s1600/tanggal-mati-2.jpg{/img}

      Untuk lebih mudahnya silahkan saja masukkan tanggal 2 Desember 2016 pada form diatas dan lihat hasilnya! :) atau gunakan tanggal lain yang jatuh pada hari Jum'at Legi, pasti sama.

      Hapus
    2. oh iya sudah benar sekarang. terima kasih.

      Hapus
    3. Iya mas Gaguk Abd. :) Terima kasih atas perhatiannya. Komentar Anda sangat membantu kami. ^:)^

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    5. Apa ini Mas Gaguk? gak jelas gambarnya.

      Hapus
    6. hehe ga penting.. screenshot dari aplikasi kemarin.. lupakan.

      Hapus
  8. Terima kasih... berguna

    BalasHapus
  9. Akurat banget cara menghitungnya..yg jd pertanyaan knp klo meninggal dibulan romadhon jumat legi pendak 1 apa hrs di jumat legi di bln romadhon klo g ada jumat legi blh diganti jumatbyg lainya..apa bener begitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pendak di perhitungan kematian beda dengan perhitungan setahun meski sama-sama perhitungan jawa. Yang menyebabkan adalah perhitungan kematian dihitung tanggal geblak (hari awal), sedangkan perhitungan lainnya hari awal tidak dihitung.

      Hapus