Langsung ke konten utama
loading

Tips Melindungi Anak-Anak di Medsos

Saat ini semua orang sudah sangat tergantung dengan internet, (*) dan ini juga melanda anak-anak. Situs media sosial sudah menjadi trend para netter di dunia. Di Indonesia juga tidak terkecuali. Facebook salah satu diantaranya yang sangat ngetrend.

Namun Situs media sosial ternyata mirip pisau bermata dua bagi anak-anak. Selain dapat melatih mereka dalam bersosialisasi, beberapa intimidasi cyber dari orang asing seringkali malah menjadi ancaman bagi anak-anak. Belum lagi bahaya teror pedofilia. Lalu bagaimana kita harus melindungi anak-anak dari ancaman-ancaman tadi?

Medsos

Dibawah ini ada tips-tips bagaimana peran orangtua pada anak-anak saat mereka bergaul di media sosial. OK, mari kita simak bagaimana dan apa yang harus kita pastikan sebelum anak-anak menerima teman baru atau berbagi informasi dalam media sosial. medsos anak-anak

  1. Tidak berbicara, atau menerima undangan pertemanan dari orang asing di media sosial, instant messaging, atau forum online.
  2. Tidak memberikan pendapat yang menyakitkan, gosip, atau serangan melawan orang lain melalui media sosial, blog, situs, atau chat online. Hal tersebut menimbulkan potensi orang, untuk mencelakakan anak kita.
  3. Tidak memberikan informasi detil tentang alamat rumah, nomor pribadi, foto, karena itu akan membuat anak menjadi target mudah bagi pelaku kejahatan. Tidak ingin anak kita menjadi sasaran kaum pedofil bukan?
  4. Pastikan anak memiliki password yang kuat untuk akun email, media sosial, forum atau game online. Pastikan anak tidak memberitahukan ke siapapun termasuk sahabat baiknya.
  5. Konfirmasikan bahwa link video asing, benar berasal dari seseorang yang dikenal sebelum anak mengkliknya. Pasalnya beberapa link asing kemungkinan disusupi malware, yang berpotensi mencuri informasi.

Terlepas dari semua diatas, sebagai orang tua jangan malu belajar dari anak. Karena dari kenyataannya, beberapa anak mungkin lebih banyak tahu mengenai teknologi dan internet daripada orangtuanya.

Tetapi sebagai orangtua, jelas kita lebih mengerti cara berperilaku pada orang asing di era media sosial ini. Maka berbagi informasi secara terbuka antara anak dan orangtua menjadi sangat penting.

Komentar 0  Recent Comments