Langsung ke konten utama
loading

Lindungi Nilai Karyamu dengan Nama Domainmu Sendiri!

Di era smartphone sekarang ini, hampir tidak ada orang yang tidak kenal dengan internet. Tugas-tugas sekolah seringkali juga melibatkan internet sebagai medianya. Oleh sebab itu sudah banyak yang mengabadikan karya-karyanya di internet pula. Karya disini bisa karya tulis, jurnal kegiatan, programing, atau hanya ulasan-ulasan pengalaman tertentu.

Untuk jurnal-jurnal kegiatan mungkin kita bisa mempostingnya di media sosial, namun untuk karya tulis lainnya yang panjang maka kita lebih cocok menuliskannya di blog / website. Dan sekarang sudah banyak sekali diantara kita yang mempunyai blog baik yang gratisan (misal di blogspot.com / wordpress.com) ataupun yang berbayar. Dan yang gratisan biasanya lebih menarik bagi kita. GRATIS gitu loh! :) Banner Nama Domain

Namun meskipun menggunakan blog gratis sekalipun, kita sebenarnya bisa lebih bisa melindungi nilai karya kita, yaitu dengan memiliki nama domain sendiri.

Ups! apa itu nama domain? Lalu apakah kalau tidak pakai nama domain sendiri lalu karya tulis kita tidak aman? Apa sih keuntungan punya nama domain sendiri?

Hayya...! baiklah mari kita ulas satu per satu pertanyaan-pertanyaan diatas.

Apa itu nama domain?

Saya tidak akan menjelaskannya dengan bahasa teknologi yang njlimet dan langsung saja dengan contoh biar langsung mengerti. Google adalah nama website, dan google.com adalah nama domain. Nah berkaitan dengan saran diatas, nama domain sendiri itu misalnya namakamu.com, namakamu.net, dan lainnnya. Seperti blog saya ini, pondokjeruk.com adalah nama domainnya.

Kalau kamu ingin lebih jauh tahu tentang nama domain, hubungan nama domain dengan website, dengan IP address dan lain-lain, silahkan cari di google banyak. :)

Apakah tanpa nama domain sendiri karya tulis kita tidak aman?

Menulis di blog, misalnya di namakamu.blogspot.com maka asal tidak melanggar aturan maka tulisanmu akan aman saja. Tapi perhatikan sekali lagi judul dari artikel ini, "Melindungi Nilai Karya". Jadi yang kita lindungi itu NILAI dari karya tulis kita, bukannya melindungi dari kehilangan artikel.

Perlu diketahui juga jika kamu sudah punya blog dengan nama misalnya namakamu.blogspot.com atau namakamu.wordpress.com, itu bukan nama domain sendiri meskipun ada nama kamu disitu, nama domainnya tetap blogspot.com atau wordpress.com, nama kamu disitu adalah sub domain yang tetap dalam naungan induknya. Makanya kalau temanmu bikin blog juga maka akan menjadi namatemankamu.blogspot.com.

Terus apa keuntungannya memiliki nama domain sendiri dan bagaimana kok bisa memiliki nama domain sendiri akan melindungi nilai karya kita?

Baiklah, lanjut...

Apa keuntungan punya nama domain sendiri?

Keuntungannya tidak satu dan bisa banyak, tergantung masing-masing orang juga, namun akan saya bahas yang berkaitan dengan melindungi nilai karya diatas.

  • Branding
  • Brand membuat tampilan blog atau website kamu terlihat profesional. Sudah menjadi rahasia umum apabila blog / website yang membeli dan memiliki nama domain sendiri lebih dipercaya. Ini makin menjadi keharusan kalau kamu sekalian jualan di blog / website.

  • Memiliki Kontrol Penuh
  • Jika website / blog kita sekalian menggunakan hosting, maka kita benar-benar memiliki kontrol penuh, untuk yang hoby programming pasti harus punya hosting untuk bahan prakteknya. Walaupun tanpa hosting sekalipun dan hanya blog gratisan namun menggunakan domain sendiri maka akan tetap memiliki kontrol terhadap URL artikel yang unduk URL-nya menggunakan nama domain sendiri. Jadi misalkan akan pindah ke hosting, akan bisa diakses dengan alamat URL artikel lama di blog gratis asalkan di hosting kita setting sama dengan URL asalnya.

  • Makin Lama Makin Tinggi Nilainya
  • Nama domain itu seperti aset tanah, tidak akan menyusut, namun akan berkembang nilainya, makin tua umur suatu domain, maka mesin pencari seperti google akan lebih mempercayai isi artikelnya dan di SERP (Search Engine Result Pages) akan main terdepan. Begitu juga dengan pembaca, makin lama, nama domain kita akan makin dikenal dan dipercaya.

  • Kredit Link Kita Miliki Sendiri
  • Bagi yang sudah paham tentang SEO, akan paham hal ini. Jadi simpelnya, kita akan mendapat kredit poin di mata mesin pencari kalau artikel dan karya kita mendapat link dari orang lain, dan ini diterima oleh nama domain. Kalau kamu masih pakai sub domain gratis, maka bisa dibilang kredit poinnya dinikmati sub domain tersebut bukan nama domain kamu sendiri.

Dan beberapa keuntungan lain bagi orang tertentu yang berbeda-beda.

Saya ingin punya nama domain sendiri, bagaimana caranya?

Ya beli laaah... :))

Tenang, harganya sangat murah, dan uang untuk beli domain itu kalau dipakai jajan pasti langsung habis sekejap, kalau untuk beli domain bisa untuk 1 tahun penuh. Eh, iya meskipun domain kita sudah beli, tapi kepemilikannya harus diperpanjang tiap tahun ya. Dan itupun tetap murah, bahkan untuk blog yang jarang menulis sekalipun.

Dimana saya harus beli nama domain?

Penjual nama domain banyak, ada di luar dan di dalam negeri. Beli domain sama juga dengan beli sesuatu di dunia nyata, kita perlu memilih harga, pelayanan, perpanjangan mudah dan murah dan lain sebagainya.

Untuk pertanyaan ini kalau meminta rekomendasi saya, maka kamu bisa membeli nama domain di domain murah Hostinger. Kalau ada yang murah ngapain cari yang mahal, iya kan?

Domain Murah

Kamu bisa mencari nama domain kesukaan kamu dengan mudah, dan disana juga dijelaskan lebih detil tentang pengetahuan dasar saat memilih nama domain, dan lain sebagainya.

Cara mencari nama domain yang kamu inginkan ya tinggal ketikkan nama yang diinginkan, nanti akan tampil nama-nama domain dengan TLD yang tersedia, misalnya namakamu.com, namakamu.net, namakamu.id, dan lain-lain. Kamu tinggal pilih yang disukai dan sesuaikan budget kamu, karena untuk domain dengan TLD tertentu berbeda-beda harganya.

Apa itu TLD?

Ah... capek jelasinnya, (:| langsung aja dah, kamu ke domain murah Hostinger, disana diulas tuntas. :)

Komentar 0  Recent Comments